Feature news

Threebute To Kartini II

Threebute To Kartini II

Raden Ajeng Kartini merupakan sosok pahlawan emansipasi wanita yang tidak akan pernah kita lupakan jasanya. Bertepatan pada tanggal 21 April yang merupakan tanggal ulang tahunnya, seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari kartini. Nah, SMAN 3 Surakarta juga ikut merayakan hari Kartini, dengan bertajuk Threebute To Kartini 2. Acara tersebut merupakan kali kedua bagi SMAN 3 Surakarta dalam memperingati Hari Kartini ini. Berbagai jenis lomba seperti lomba debat Bahasa Indonesia, geguritan, newscast , story telling, yang telah dilaksanakan sejak hari Senin, 17 April 2017 hingga hari Kamis,20 April 2017.
Betempatan di SMAN 3 Surakarta lokasi Kerkroff pada Jumat,21 April 2017 puncak acara Threebute To Kartini 2 dilaksanakan. Acara ini dimulai pukul 07.15 hingga 11.15,acara ini dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah SMAN 3 Surakarta. Lalu,acara ini dilanjutkan dengan berbagai penampilan penampilan meriah dari siswa siswi SMAN 3 Surakarta dan penampilan juara 1 hingga 3 dari lomba lomba yang telah diselenggarakan semenjak hari Senin. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan diselenggarakannya lomba keluwesan dengan Kartono yang merupakan siswa kelas XI dan Kartini yang merupakan siswi kelas X dan tidak lupa juga ada lomba tumpeng yang diikuti oleh siswa siswi SMAN 3 Surakarta kelas X dan XI juga ikut memeriahkan acara Threebute To Kartini 2.
“Acara ini membuat kita belajar lebih percaya diri lagi.” Ungkap salah satu peserta Kartini, Elsa Leticia.
Di acara Threebute To Kartini 2, siswa dan siswi SMAN 3 Surakarta diminta untuk mengenakan kebaya (bagi putri) dan batik (bagi putra). Seluruh rangkaian acara ini disambut dengan meriah oleh seluruh siswa. Walau persiapan yang dilakukan cukup singkat seperti yang telah dikatakan oleh ketua pelaksana, Muhammad Afrizal namun acara dapat terselenggarakan dengan meriah dan baik.
Lomba-lomba yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya juga tak kalah menarik. Suasana jawa sangat kental melihat kebaya-batik para murid Smaga pada acara Threebute To Kartini 2, begitupun juga ada lomba geguritan pada hari Rabu, 19 April 2017. Geguritan yaitu membaca puisi jawa yang mana 3 besarnya akan tampil di puncak perayaan kartini. Lomba geguritan dilaksanakan di 2 kelas, XI IPA 8 dan 9 dengan antusias peserta yang cukup tinggi.
Tak lupa, ada juga lomba debat dalam Bahasa Indonesia yang ikut memeriahkan perayaan kartini di Smaga. Pengikut lomba dituntut untuk menampaikan argument juga sanggahan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dari mulai penyisihan I secara tertulis, debat II, hingga final debat yang dilaksanakan di aula kerkoff. Debat I dan II bertempat di XI IPS 1 & 2, debat I dilaksanakan pada hari Senin debat II pada hari Rabu. Sedangkan final dilaksanakan pada hari Kamis, 1 hari sebelum perayaan puncak kartini secara tertulis.
Untuk debat II pada hari Rabu, peserta terdiri dari 3 tim yang 1 tim juga beranggota 3 orang, yaitu X IPS 1, X IPA 2, dan XI IPA 9. Namun sayang tim perwakilan X IPA 2 tidak bisa mengikuti lomba karena ketidakhadiran salah satu anggota. Jadi berlangsung debat antara X IPS 1 dan XI IPA 9. Berlangsung secara lancar,debat II dimenangkan oleh XI IPA 9 yang masuk ke babak final.

Secara jelas berikut adalah pemenang lomba-lomba tersebut:
Newscast: XI IPA 9
Debat dalam Bahasa Indonesia: XI IPA 9
Geguritan: X IPA 3
Story telling: X IPA 5

     Jadi selamat bagi para pemenang lomba dan juga semoga hari kartini 2017 ini menjadi hari spesial bagi kita semua, untuk termotivasi dari Raden Ajeng Kartini.






Learn more »

TOSKA 2017 : ENLIGHTEN YOUR KNOWLEDGE

Hai Sobat Wiks! Pada hari Minggu, 26 Februari 2017, OSIS SMAN 3 Surakarta mengadakan TOSKA 2017. TOSKA merupakan singkatan dari Try Out SMAN 3 Surakarta. Try out ini diadakan untuk siswa-siswi SMP kelas IX dan dilaksanakan di SMAN 3 Surakarta likasi Kerkoff dan Warung Miri dengan pusat acara berada di Kerkoff.
Tema yang diususng pada TOSKA tahun ini adalah “Enlighten Your Knowledge” yang memiliki maksud dengan mengikuti try out ini maka dapat menambah pengalaman dalam mengerjakan latihan soal-soal untuk menghadapi Ujian Nasional. Event ini tidak hanya dihadiri oleh peserta dan panita, banyak stand-stand yang menjual berbagai macam makanan yang tentunya sangat menarik.
“Tujuan diadakannya TOSKA adalah menyediakan wadah untuk siswa-siswi SMP kelas IX yang akan menghadapi Ujian Nasional,” ujar Ignasius Winasis Adji Prayoga, ketua pelaksana TOSKA 2017. Menurutnya, hambatan dalam pelaksanaan TOSKA tahun ini, yaitu sulit mengatur registrasi karena peserta try out yang sangat banyak, yaitu 1144 orang. Ia juga berharap agar TOSKA tahun depan lebih sukses, lancar, dan lebih terkoordinir dengan baik. Selain itu, juga dapat memberikan efek yang baik untukSMAN 3 Surakarta. Karena, jika pelaksanaan TOSKA baik, peserta juga memandang  baik SMAN 3 Surakarta.
Acara TOSKA ini dibuka dengan pelaksanaan try out, yang kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara pentas seni yang diisi oleh Study Teater HOHA, Paduan Suara, Orkestra Smaga, Modern Dance, dan masih banyak lagi. Tidak hanya siswa-siswi SMAGA yang memeriahkan acara ini, banyak partisipasi dari para peserta yang juga turut memeriahkan TOSKA tahun ini. Banyak peserta yang mau tampil untuk menampilkan kemampuannya dalam mengaji, menyanyi, dance, dan sebagainya.
“Awalnya, motivasi ikut TOSKA untuk mempersiapkan Ujian Nasional agar tidak kaget lihat soal-soalnya dan ternyata acaranya seru, menarik, banyak juga yang ikut,” ungkap Zafirah Utami, salah satu peserta TOSKA 2017 yang merupakan siswi SMPN 15 Surakarta.
“Try out ini juga sebagai tolak ukur. Kita bisa mengukur soal yang sekiranya sulit, nanti bisa diperbaiki, kita belajar lagi,” tambah teman satu sekolahnya, Shafira Meysa Dewi. Ia juga berharap TOSKA tahun depan lebih banyak lagi yang mengikuti, lebih menarik, dan semoga lebih sukses untuk SMAN 3 Surakarta.




Learn more »

Pameran Seni Sebagai Ekspresi Diri

Hai Sobat Wiks! Pada tanggal 20-21 Februari 2017, siswa-siswi kelas XI SMAN 3 Surakarta mengadakan Pameran Seni di Aula Smaga Kerkoff. Pameran seni ini diikuti oleh seluruh kelas XI. Acara ini diadakan untuk memamerkan seluruh kerajinan tangan yang dibuat oleh siswa-siswi kelas XI dalam rangka tugas seni budaya. Pameran ini dihadiri oleh seluruh siswa SMAN 3 Surakarta.
Acara ini berjalan lancar dengan meriah tanpa ada kendala. Selain itu, pameran yang mereka buat mendapat apresiasi tinggi dari pengunjung. Hal itu, terlihat dari antusiasme pengunjung yang menghadiri pameran.
“Saya tertarik untuk menghadiri pameran ini karena bermanfaat sebagai pemacu kreatifitas siswa-siswi lainnya.” ujar Areta Shafa Adelia dari X MIPA 5. Selain itu, menurutnya, pameran ini juga dapat menginspirasi orang yang menghadirinya.
Tema yang diusung oleh setiap kelas pun berbeda sesuai dengan kreasi dan inovasi. Selain itu, barang yang mereka pamerkan pun juga beragam, seperti kerajinan tangan tiga dimensi yang memamerkan berbagai hiasan lampu dan kerajinan tangan dua dimensi yang memamerkan berbagai lukisan dari beragam tema.
Salah seorang peserta pameran, I Made dari XI MIPA 9, mengatakan tema yang mereka usung adalah “Perceive The Bliss of Light” karena sebagian besar siswa-siswinya menyukai tentang hal-hal yang berhubungan dengan galaksi. Selain itu, tugas karya seni yang mereka buat kebanyakan berupa lampu. Sehingga, hal itu dapat mendukung tema mereka. Ia juga menginginkan agar pameran selanjutnya dapat melibatkan seluruh siswa-siswi SMAN 3 Surakarta dan waktu penyelenggaraan pameran tidak terlalu siang.





Learn more »

Tetes Darah, Secercah Kehidupan, DORAS SMAGA


Hai sobat wiks! Kali ini kami akan memberikan sedikit info mengenai DORAS. Yaps, sebuah kegiatan yang berkepanjangan Donor Darah Siswa ini telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 Agustus 2017 yang berlokasi di Aula SMAGA Kerkoff. Acara yang diselenggarakan oleh subsie PMR dengan menggandeng PMI ini telah dimulai sejak pukul 07.00-13.00 WIB. Dengan persiapan tempat kira-kira setengah hingga satu jam sebelum acara dimulai. Acara ini rutin diselenggarakan dua kali dalam setahun.
Menurut Ketua Pelaksana, Azalia dari kelas 11 MIPA 3,  menyebutkan bahwa acara ini adalah kegiatan kemanusiaan untuk menolong sesama, yang tentu berkaitan erat dengan visi dan misi subsie PMR sendiri. Menurutnya, acara ini memerlukan persiapan kira-kira 2 minggu dengan lebih meningkatkan sarana dan prasarana seperti kelengkapan MMT, kasur dan bantal untuk rehat. Walaupun terbilang singkat, acara ini dapat berjalan dengan baik hingga akhir. Meskipun begitu, terdapat sedikit kendala yakni pada waktu pelaksanaan. Karena waktunya bersamaan dengan try out kelas 12, dan apabila diundur nanti akan lebih mengganggu karena kaleas 12 sudah fokus ke UN. Tetapi, kendala tersebut dapat diatasi, yakni dengan lebih terbuka dengan kelas 12 agar waktu dapat disesuaikan dan tidak mengganggu. Untuk harapan kedepannya, Azalia berpesan agar acara kedepannya lebih matang dan seru dengan partisipan yang lebih banyak lagi.  “Saya senang banyak siswa SMAGA yang antusias mengikuti acara donor darah ini. Tetapi saya harap pada acara donor darah selanjutnya yang datang lebih banyak dan para panitia bekerja lebih baik lagi,” menurut salah seorang panitia, Tarisya, dari kelas 11 MIPA 6.
Menurut salah seorang pendonor, Ghazi Dewa Biru dari kelas 12 MIPA 5,  ia tidak merasakan takut sedikitpun, karena sebelumnya sudah pernah mendonor darah. Dan bahkan, ia ingin lagi untuk menjadi pendonor di lain waktu. Dan kesannya, acara ini sangat seru dan menyenangkan. Namun, ia berharap panitia acara lebih ramah lagi.
Kemudian menurut dr. Anita, seorang dokter dari PMI,  siswa-siswi SMAGA sangat antusias dan berani mendonorkan darah. Namun, ada sedikit kendala dalam tata ruang yang berjarak terlalu jauh, sehingga menyulitkan dokter dan perawat yang harus wara-wiri jika ingin menolong siswa yang lemas. Namun ini tidaklah menyurutkan semangat para panitia dan petugas yang bekerja. Dan untuk harapan kedepannya, semoga antusiasme para siswa-siswi SMAGA bisa lebih lagi dan lebih mantap dalam persiapannya.
Nah, Bu Dokter akan memberikan tips-tips, untuk meminimalkan risiko pingsan setelah mendonorkan darah. Yang pertama, minimal tidur 6-8 jam sebelumnya. Kedua, 3 jam sebelum donor makan nasi dan makanan yang bergizi, juga minum yang banyak. Lalu yang ketiga, jika badan kurang fit, tidak usah dipaksakan. Dan keempat, lebih kuatkan mental dan tidak usah takut melihat teman lain yang pingsan.
Nah sobat wiks, inilah sedikit uraian mengenai kegiatan DORAS kali ini, banyak manfaat yang dapat diambil dan yang jelas ini adalah kegiatan kemanusiaan dengan menyalurkan dan menyumbangkan darah untuk sesama, karena setetes darah kita merupakan nyawa untuk seseorang. Nah, sekian dari kami dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.







Learn more »

WORKSHOP LENSA SMAGA 2017

Halo sobat wiks! Dalam kesempatan kali ini kami ingin membahas tentang workshop pertama wikarya nih! Workshop ini adalah program kerja  baru dari wikarya, yang berjudul  lensa SMAGA.    Workshop videografi ini dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Februari 2017, bertempat di aula SMA N 3 Surakarta Kerkoff. Acara diadakan pada pukul 08.30-13.00, yang dihadiri oleh siswa kelas X dan kelas XI.
Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan memberi  informasi  kepada siswa-siswi  SMA N 3 Surakarta agar memiliki kemampuan di bidang videografi, serta untuk menyalurkan bakat dan minat siswa-siswi. Karena seiring dengan perkembangan zaman, persebaran informasi tidak hanya melalui media cetak saja, namun juga menggunakan media modern seperti video dan foto. Selain itu sekarang juga banyak tugas sekolah yang berhubungan dengan video, jadi membutuhkan dasar-dasar videografi. Walau sempat turun hujan, acara ini berjalan dengan lancar.
Pembicara dari acara ini adalah Bayu Ari Sugiarto dan Andri Suwarto, alumni dari SMAGA. Materi yang disampaikan adalah seputar pembuatan film pendek. Mereka menyampaikan bagaimana cara pembuatan film pendek, yaitu dengan berbagai teknik yang diperlukan dalam pengambilan gambar,sampai dengan tahap editing, dan juga memutar beberapa contoh film pendek sebagai rujukan tentang apa yang sudah mereka jelaskan sebelumnya.
Harapan dari kepala pelaksana acara ini, Maria Sekar C. kelas  XI MIPA 8, semoga untuk kedepannya lebih banyak peminatnya, sehingga tujuan untuk berbagi informasi seputar videografi kepada seluruh siswa SMA N 3 tercapai.





Learn more »
Copyright © 2008-2015 WIKARYA SMA NEGERI 3 SURAKARTA. All rights reserved.